Ciwalk Corner
Me on card
Salak river
Salak water fall
Husein
Husein
Salak
Mosque windows
2 minutes reading time (416 words)

Rasulullah SAW dan Pengemis Yahudi Buta

Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemiRasullulahs Yahudi buta, hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata “Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya”. Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya setiap hari hingga menjelang Beliau SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari Abu Bakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.a. Beliau bertanya kepada anaknya,

 

Abu Bakar r.a : Anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan?

Aisyah r.a : Wahai ayahanda engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayahanda lakukan kecuali satu sunnah saja.

Abu Bakar r.a : Apakah istu?..

Aisyah r.a : Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana…

 

Ke-esokan harinya Abu Bakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikannya kepada pengemis itu. Abu Bakar r.a mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abu Bakar r.a. mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak,..

 

Pengemis : Siapakah kamu?..

Abu Bakar r.a : Aku orang yang biasa menyuapimu makanan.

Pengemis : Bukan..! engkau bukan orang yang biasa mendatangiku. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut dengan mulutnya setelah itu ia berikan pada ku dengan mulutnya sendiri.

 

Abu Bakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada lagi. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abu Bakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi. Ia begitu Mulia…. Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya berSyahadat dihadapan Abu Bakar r.a.

 

Semoga dari kisah tersebut kita dapat mencontoh keteladanan akhlaqul karimah Rasulullah SAW. Terlebih dari itu kita sebagai ummat Rasulullah SAW dapat mengAmalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Amin…

 

source: full source: http://ahmedt.wordpress.com/2008/10/25/rasulullah-saw-dan-pengemis-yahudi-buta/ dan dari beberapa sumber sejenis

Pernikahan Adalah Pensucian
The Mayonnaise Jar
 

Comments

No comments made yet. Be the first to submit a comment
Already Registered? Login Here
Guest
Thursday, 15 November 2018

Captcha Image

Copyleft | Impressum | Personal Privacy | Testimonial | Feedback

Copyleft AshCoft 2008-2018